Mengenal PON (Passive Optical Network)

Mengenal PON (Passive Optical Network)

Ada banyak teknologi alternatif yang digunakan untuk membangun suatau teknologi komunikasi. Salah satu teknologi yang dinikmati sekarang ini adalah Passive Optical Network (PON). PON merupakan arsitektur jaringan akses broadband berbasis serat optik yang menggunakan perangkat pasif optik, sehingga dapat digunakan pada konfigurasi point-to-multipoint.(1) Karena termasuk jaringan broadband PON memilki beberapa keunggulan antara lain jaringan ini mempunyai koneksi kecepatan tinggi yang memungkinkan akses internet secara cepat dan terkoneksi atau “always on”. Dengan menggunakan sistem multiplexser PON bisa menyidiakan layanan telepon, data, dan video dalam satu saluran. Selain itu, PON tidak memerlukan catuan listrik secara langsung dari sentral sehingga saat bencana banjir muncul komunikasi yang menggunakana PON masih mungkin untuk dapat berjalan dengan
Keunggulan lain yang ditawarkan oleh teknologi ini adalah PON dapat diintegrasi dengan jaringan tembaga (copper). Dengan demikian kinerja PON dapat ditingkatkan dan biaya operasi dapat ditekan.
Walau begitu, pada awalnya teknologi ini kurang begitu populer pada awal ditemukanya teknologi ini. Hal tersebut dikarenakan pemasangan PON membutuhkan biaya yang tinggi untuk pemasanganya. Baru pada tahun 1999 PON mulai diserbu oleh pelanggannya[3]. Pertumbuhan ini tak lain akibat dari perkembangan serat optik selain itu perkembangan ini juga diperkirakan terjadu karena perkembangan yang terjadi di kawasan AsiaPasifik.
Untuk memahami teknologi PON ini, berikut akan disajikan arsitekture dari teknologi PON.

gb1

Berdasarkan gambar diatas arsitektur jaringan PON memiliki tiga komponen penting yaitu OLT (Optical Line Terminal) yangdiletekkan di CO (Central Office), ODN (Optical Distribution Network) yang merupakan komponen dalam media transmisinya, ONU (Optical Network Unit) yang diletakkan dekat dengan pelanggan[2].
OLT (Optical Line Terminal)
OLT menyediakan interface antara sistem PON dengan penyedia layanan (servive provider)
data, video, dan jaringan telepon. Bagian ini akan membuat link ke system operasi penyedia
layanan melalui Elemen Managemen System(EMS). Perangkat interface pada OLT meliputi:
o DCS (Digital Cross-connect), yang melayani nonswitched dan non-locally switched TDM trafik ke jaringan telepon.
o Voice gateways, yang melayani locally switched TDM/Voice trafik ke PSTN.
o IP routers atau ATM edge switch, yang melayani trafik data.
o Video Network Device, yang akan melayani trafik video.

gb2

• ODN (Optical Distribution Network)
ODN menyediakan peralatan transmisi optik antara OLT dan ONU. Perangkat Interior pada
ODN terdiri dari :
1. Optical Fiber / Kabel Fiber Optik
2. Splices
3. Konektor
4. Splitter
ONU (Optical Network Unit)
ONU menyediakan interface antara jaringan pelanggan untuk layanan data, suara dan video
dengan PON. Fungsi utama ONU adalah menerima trafik dalam format optik dan
mengkonversinya ke bentuk yang diinginkan oleh pelanggan (Ethernet, IP multicast, POTS, T1,dll).

gb3

Dalam hal pemilihan teknologi komunikasi yang akan digunakan kita sebaiknyaperlu mempertimbangkan keunggulan dan kelebihan suatu teknologi komunikasi. Sehingga, penggunaan teknologi komunikasi yang akan kita gunakan dapat berjalan efektif dan efisien.
1. PERATURAN DIREKTUR JENDERAL POS DAN TELEKOMUNIKASI NOMOR: /DIRJEN/2008 pasal 1
2. http://www.asiaebizzasia.com
3. http://www.elektroindonesia.com


3 responses to “Mengenal PON (Passive Optical Network)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: